MAN 1 Kota Dumai adakan Whorskhop Peningkatan tenaga pendidik

MAN 1 Kota Dumai adakan Whorskhop Peningkatan tenaga pendidik

Sunday, 07 Feb 2021    By: Admin Sekolah    Guru


MAN 1 Kota Dumai adakan Whorskhop Peningkatan tenaga pendidik

DUMAI-MAN 1 Kota Dumai mengadakan Workshop peningkatan mutu tenaga pendidik dengan tema “penulisan dan publikasi karya ilmiah” diikuti oleh guru yang bestatus pegawai Negeri sipil (PNS) sebanyak 25 orang di ruang multi media MAN 1 kota Dumai selama 3 hari, mulai tanggal 05 sampai dengan 07 Februari 2021.

Kegitan ini di buka secara lansung oleh kepala bagian tata usaha kantor kementerian agama kota Dumai Drs. H. Ade A. Yani, dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan workshop tersebut dia mengatakan “workshop ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi tenaga pendidik, guna memotivasi guru untuk menulis dan melakukan penelitian secara ilmiah”. Harapannya dengan adanya workshop ini guru-guru dapat melahirkan berbagai macam karya ilmiah yang bisa dipergunakan untuk menunjang kemajuan pendikan indonesia khususnya di MAN 1 kota Dumai.

Sementara itu H. Ismail, MA selaku Pengawas Pembina dan juga sebagai nara sumber utama menjelaskan, workshop ini perlu dilakukan karena setiap saat ada perubahan sesuai dengan tuntutan dunia pendidikan yang semakin maju. “Oleh karenanya guru-guru terus dibekali dengan pengetahuan untuk memulai menulis dalam bentuk karya ilmiah” ujar Ismail. Sasaran kita, guru harus mampu melahirkan bentuk karya ilmiah guna menujang kemajuan pendidikan, lanjutnya.

Kepala MAN 1 Kota Dumai Harianto, S. Ag, MA menyampaikan, bahwa penyelenggaraan acara ini adalah program rutin MAN 1 Kota Dumai dibidang pengembangan keprofesionalan tenaga pendidik dan kegiatan workshop ini dilakukan secara berkelanjutan minimal 1 kali dalam 1 tahun. Selanjutnya Wakil kepala sekolah bidang kurikulum Masnely Warni, M. Sc selaku ketua panitia pelaksana mengatakan “Kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk peningkatan mutu madrasah agar pada saat dibutuhkan dapat diandalkan dan menjadi lebih baik lagi, paling tidak dapat mempertahankan Akreditasi Madrasah”, terangnya. (ZF)

0 Comments

Ops!
Belum ada komentar pada artikel ini.

Tinggalkan Commentar